Jurnal ini membahas ekonomi teknik guna mengantisipasi penurunan produktivitas pangan terhadap peningkatan kebutuhan pangan nasional di masa yang akan datang, maka Pemerintah Indonesia lebih menggalakkan lagi usaha ekstensifikasi dan intensifikasi secara terpadu. Yang mana sasarannya adalah untuk mempertahankan dan sekaligus meningkatkan stabilitas ketersediaan pangan nasional, agar pada masa mendatang tindak timbul kesenjangan antara laju produktivitas pangan dengan laju peningkatan kebutuhan pangan. Usaha ekstensifikasi dan intensifikasi secara terpadu ini oleh Pemerintah Indonesia lebih dititikberatkan pada lahan-lahan potensial yang berada di luar Pulau Jawa. Yang mana selain ketersediaan lahannya yang jauh lebih luas dan belum sepenuhnya dimanfaatkan secara optimal, juga dikarenakan tingkat kepadatan penduduknya yang relatif lebih jarang dibanding Pulau Jawa sehingga pengaturan tata ruang pengembangan daerah relatif lebih mudah. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari terjadinya perubahan fungsi lahan sebagaimana yang terjadi di Pulau Jawa. Pengembangan areal potensial pada Daerah Irigasi Bajayu/Langau/Paya Lombang di Kabupaten Serdang Bedagai, Propinsi Sumatera Utara adalah merupakan salah satu bentuk realisasi pemanfaatan lahan secara optimal sesuai dengan potensinya. Dilihat dari keadaan faktor lingkungan dan tataguna lahan untuk tanah pertanian, areal rencana ini mempunyai prospek yang cukup bagus
Berdasarkan berbagai uraian di atas Pembaca dapat menyimpulkan beberapa hal sebagai berikut, Dari segi teknis rencana pengembangan irigasi layak untuk dikembangkan lebih lanjut, Dari segi ekonomis kelayakan rencana pengembangan pertanian saat ini adalah baik, hal ini ditunjukkan dengan besarnya EIRR (17,69%), Dari segi sosial, rencana pengembangan irigasi memang dibutuhkan mengingat areal pertanian yang ada saat ini belum optimal pemanfaatannya.
Source: repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/17938/1/wah-agu2007-3%20(4).pdf
Blog ini berisi berbagai macam kara tulis dari berbagai bidang :) silahkan gali ilmu disini :)
Selasa, 11 Oktober 2016
Senin, 01 Agustus 2016
Tugas Softskill minggu ke-11
Soal:
1. Globalisasi ditandai oleh pesatnya
perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, namun juga ditandai dengan
pengaruh lembaga-lembaga masyarakat internasional / Negara-negara maju yang
ikut mengatur dalam percaturan politik, ekonomi, sosial budaya serta pertahanan
dan keamanan.
Bagaimana
mempertahankan semangat perjuangan bangsa yang telah di tunjukkan pada
kemerdekaan 17 agustus 1945, ditengah-tengah pengaruh era globalisasi?
2. Pendidikan kewarganegaraan yang berhasil akan
menumbuhkan sikap beriman, berbudi pekerti luhur, rasional, professional dan
aktif dalam kegiatan prositif demi kepentingan bangsa.
Bagaimana penerapan
anda sebagai mahasiswa yang telah mempelajari, pendidikan kewarganegaraan
kedalam kehidupan anda?
Jawab :
1. Upaya memupuk nasionalisme agar tidak rentan,
mudah pudar dan bahkan terkikis habis dari “dada bangsa Indonesia” tentu perlu
keseriusan dan optimisme. Ada sasanti di beberapa lembaga pendidikan yang
mungkin pernah kita dengar atau dilihat, bahwa dalam rangka kaderisasi
calon-calon pemimpin bangsa, hendaknya terus dimantapkan “dwi warnapurwa –
cendekia wusana”. Secara sepintas inti maksudnya adalah untuk menciptakan
kader-kader pemimpin bangsa ini, agar memiliki rasa dan jiwa nasionalisme yang
tinggi dan serta berpikir cerdas dan patriotik. Merah putih lebih dulu, baru
kecakapan intelektualitas dan kecendikiawanan yang tinggi untuk melengkapinya.
Tidak kita inginkan dimasa datang banyak pemimpin kita cakap dan cerdas tetapi
tidak memiliki jiwa kejuangan atau mentalnya lemah. Walaupun pengaruh
globalisasi “mendera” dan “melarutkan” apa saja yang ada dimuka bumi ini, tentu
tidak boleh larut dan tersapu semua nilai-nilai nasionalisme dan patriotisme
tersebut. Oleh sebab itu yang perlu dipupuk pada dasarnya adalah jati diri
Bangsa Indonesia. Beberapa esensi jatidiri antara lain :
a) Bangsa Indonesia Sebagai Bangsa Pejuang dan
Anti Penjajah.
Sebagaimana tercatat
dalam sejarah perjuangan kemerdekaan, telah menjadi pelajaran dan melegitimasi
citra Bangsa Indonesia, dimata dunia, bahwa Bangsa Indonesia akan tetap dikenal
sebagai bangsa yang anti penjajah dan rela berkorban bagi kejayaan bangsanya.
Semangat ini dipupuk terus dengan penerusan implementasi nilai-nilai, melalui
wahana pendidikan di berbagai strata bagi generasi penerus bangsa.
Tidak boleh bosan-bosan menanamkan sikap anti penjajah ini bagi generasi muda, karena di pundak merekalah masa depan bangsa ini akan kita wariskan.
Tidak boleh bosan-bosan menanamkan sikap anti penjajah ini bagi generasi muda, karena di pundak merekalah masa depan bangsa ini akan kita wariskan.
b) Bangsa Indonesia Cinta damai dan Lebih Cinta
Kemerdekaan.
Dengan politik luar
negeri yang bebas dan aktif, senantiasa terus menggalang persatuan dunia menuju
pada tata kehidupan dunia yang lebih damai dan sejahtera. Itulah jati diri
Bangsa Indonesia sebagai lambang Nasionalisme dan sekaligus Internasionalisme
sebagai bangsa yang aktif dan turut serta untuk menciptakan perdamaian dunia
yang abadi.
Di dalam situasi seperti sekarang ini dimana dunia sedang “terancam perang” di berbagai belahan benua, maka di pandang perlu Indonesia tampil dan memelopori usaha-usaha perdamaian melalui berbagai forum Internasional bersama-sama bangsa lain yang sejalan.
Di dalam situasi seperti sekarang ini dimana dunia sedang “terancam perang” di berbagai belahan benua, maka di pandang perlu Indonesia tampil dan memelopori usaha-usaha perdamaian melalui berbagai forum Internasional bersama-sama bangsa lain yang sejalan.
c) Sebagai Bangsa Indonesia yang Berbudaya Luhur
ramah dan bersahabatan.
Keluhuran budaya
Indonesia terletak pada karakter dan citra bangsa yang ramah dan bersahabat.
Karena kita anti penjajah dan cinta perdamaian, maka memupuk pesahabatan antar
bangsa menjadi motivasi dan langkah-langkah kongkrit untuk merealisasikan
cita-cita perdamaian. Budaya demikian itu terus di pupuk, di kembangkan dan
dipromosikan ke semua bangsa di dunia ini, agar keberadaan Indonesia dan
perannya dapat mengangkat derajat dan martabat bangsa Indonesia.
Budaya Nasional yang merupakan akumulasi dari puncak-puncak budaya daerah, hendaknya terus dapat dipelihara dan dijaga kelestariannya. Hanya bangsa yang bisa mempertahankan jati diri dan budaya Nasionalnya yang akan bisa menjadi bangsa yang besar.
Budaya Nasional yang merupakan akumulasi dari puncak-puncak budaya daerah, hendaknya terus dapat dipelihara dan dijaga kelestariannya. Hanya bangsa yang bisa mempertahankan jati diri dan budaya Nasionalnya yang akan bisa menjadi bangsa yang besar.
d) Kesetaraan dan Kemandirian Perlu Dipupuk Terus
Untuk Mengejar Ketinggalan.
Martabat Bangsa
Indonesia adalah ingin setara/sejajar dengan bangsa-bangsa lain, oleh karena
itu upaya untuk mengejar kemajuan dan kemandirian adalah suatu tekad dan
semangat yang tidak boleh terputus sekalipun menghadapi berbagai kendala.
Persaingan antar bangsa akan semakin terlihat pada persaingan kualitas sumber
daya manusianya dan bukan saja pada sumber daya alamnya.
2. Peranan seorang mahasiswa adalah dengan
memperteguh penanaman nilai-nilai pancasila di dalam kehidupan sehari-hari.
Oleh karena itu, para generasi muda sekarang harus dapat bersatu dan damai
walaupun berbeda agama, suku, dan budaya. Dapat berpikir Rasional, Demokratis,
dan Kritis dalam menuntaskan segala masalah yang ada di Negara kita. Memiliki
semangat jiwa muda yang dapat membangun Negara Indonesia yang mandiri dapat
mencontoh seperti karakter para pahlawan bangsa kita. Dengan cara cinta tanah
air dan rela berkorban bagi bangsa Indonesia, serta menjunjung tinggi nilai
nasionalisme dan persaudaraan antar agama, ras atau suku bagi semua bangsa
Indonesia agar tidak terjadi perpecahan ataupun perselisihan antar bangsa
Indonesia. Dalam upaya mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia mengharapkan
peranan pemuda dapat menjadi karakteristik yang baik bagi Indonesia. Untuk
mencapai kondisi yang baik generasi muda Indonesia harus mempunyai jati diri
yang sesuai dengan nilai-nilai luhur bangsa. Masa depan kebangsaan Indonesia
sangatlah ditentukan oleh generasi muda terdidik dan terlatih, apalagi mereka
adalah generasi yang banyak mendapatkan berbagai pengetahuan teoritik maupun
praktis di Perguruan Tinggi tentang tema-tema pembangunan bangsa. Karena
pemudalah yang dapat merubah pandangan orang terhadap suatu bangsa dan menjadi
tumpuan para generasi terdahulu untuk mengembangkan suatu bangsa dengan ide-ide
ataupun gagasan yang berilmu, wawasan yang luas, serta berdasarkan kepada
nilai-nilai dan norma yang berlaku di dalam masyarakat.
A. Perwujudan normatif Pancasila dalam kehidupan
sehari-hari
a) Nilai Ketuhanan
Pengembangan
religiositas yang mengangkat harkat dan kemanusiaan serta keadilan sosial yang
menghargai pluralitas iman dengan berpijak pada semangat solidaritas nasional.
b) Nilai Kemanusiaan
Penegakan HAM yang
tidak terlepas dari KAM (Kewajiban Asasi Manusia) yang dilandasi oleh
penghargaan terhadap sesama sebagai makhluk Tuhan melalui pengembangan
solidaritas sosial, kultural dan ekonomi nasional
c) Nilai Persatuan
Melindungi segenap
tumpah darah Indonesia dengan berbagai ragam latar belakang historis
religio-sosio-kulturalnya dengan berpegang pada prinsip demokrasi kerakyatan,
kemanusiaan dan keadilan sosial.
d) Nilai Kerakyatan
Pengembangan demokrasi
dalam berbagai bidang kehidupan dengan tetap berpijak pada
nasionalitas,religiositas dan nilai kemanusiaan demi terwujunya keadilan sosial
bagi seluruh rakyat Indonesia.
e) Nilai Keadilan Sosial
Pengembangan sistem
ekonomi yang berpijak pada kepentingan nasional dan melindungi kekayaan
nasional dengan tetap memperhatikan keanekaan sistem ekonomi kerakyatan yang
berjangkar pluralitas identitas kultural dan sistem ekonomi lokal.
B. Aksi Nyata Mahasiswa dalam melestarikan
Pancasila
- Percaya dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
sesuai ajaran agama yang dianut masing-masing.
- Menjalankan perintah agama sesuai ajaran yang
dianut masing-masing.
- Saling menghormati antar umat beragama.
- Tidak memaksakan suatu agama pada orang lain.
- Tidak membeda bedakan manusia berdasarkan
suku, agama, warna kulit, tingkat ekonomi,maupun tingkat pendidikan.
- Menyadari bahwa kita diciptakan sama oleh
Tuhan.
- Membela kebenaran dan keadilan.
- Menyadari bahwa kita mempunyai hak dan
kewajiban yang sama
- Tidak melakukan diskriminatif.
- Cinta pada tanah air dan bangsa.
- Menjaga nama baik Bangsa dan Negara.
- Tidak membangga-banggakan bangsa lain dan
merendahkan bangsa sendiri.
- Ikut serta dalam ketertiban dunia.
- Menjunjung tinggi persatuan bangsa.
- Mengutamakan kepentingan bangsa dan Negara di
atas kepentingan pribadi dan golongan.
- Selalu mengedepankan musyawarah untuk mencapai
mufakat dalam menyelesaikan masalah.
- Tidak memaksakan kehendak pada orang lain.
- Mengutamakan kepentingan masyarakat, bangsa,
dan Negara.
- Menghormati hasil musyawarah.
- Ikut serta dalam pemilihan umum.
- Berusaha menolong orang lain sesuai kemampuan.
- Menghargai hasil karya orang lain.
- Tidak mengintimidasi orang dengan hak milik
kita.
- Menjunjung tinggi nilai kekeluargaan.
- Menghormati hak dan kewajiban orang lain
Peranan seorang mahasiswa adalah dengan memperteguh penanaman
nilai-nilai pancasila di dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, para
generasi muda sekarang harus dapat bersatu dan damai walaupun berbeda agama,
suku, dan budaya. Dalam upaya mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia
mengharapkan peranan pemuda dapat menjadi karakteristik yang baik bagi
Indonesia. Masa depan kebangsaan Indonesia sangatlah ditentukan oleh generasi
muda terdidik dan terlatih, apalagi mereka adalah generasi yang banyak
mendapatkan berbagai pengetahuan teoritik maupun praktis di Perguruan Tinggi
tentang tema-tema pembangunan bangsa. Karena pemudalah yang dapat merubah
pandangan orang terhadap suatu bangsa dan menjadi tumpuan para generasi
terdahulu untuk mengembangkan suatu bangsa dengan ide-ide ataupun gagasan yang
berilmu, wawasan yang luas, serta berdasarkan kepada nilai-nilai dan norma yang
berlaku di dalam masyarakat.
Aksi nyata mahasiswa dalam melestarikan Pancasila dapat
dilakukan dengan sederhana namun pasti berdasarkan pada nilai-nilai yang
terkandung di dalamnya, mulai dari sila pertama sampai sila kelima.
Hal yang paling mendasar dalam mewariskan pancasila adalah
mewariskan butir dan nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila itu sendiri,
lalu bagai mana kita mewarikan hal tersebut. Tindakan nyata dalam hal ini adala
adanya pelajaran atau pendidkan yang mengajarkan tentang pancasila seperti PKN
ditingkat sekolah dan pendidkan pancasila pada tingat universitas dan tentunya
masih banyak lagi mata pelajaran/ kuliah yang menyangkut pembelajaran untuk
mewarisakan pancasila itu sendiri, bukti lain adalah adalah kita dibacakan
naskah pancasila pada saat kita sekolah, para pendidik kita mengharapkan dengan
dibacaan sesering mungkin kita menjadi setidaknya tahu apabunyi dari
butir-butir kelima sila tersebun dan cita-citakan dulu, Pancasila sesungguhnya
ada didalam setiap warga Negara, oleh sebab itu cara
melestarikan yang paling baik adalah mulai dari kita sendiri
dengan bersikap dan berpedoman dari apa yang dianjurkan dan tertulis dalam
pancasila, hal lain adalah bagi para pemimpin Negara ini untuk memberikam
contoh kepada warga apa yang harus dan apa yang tidak boleh di perbuat oleh
kita yang berpegang pada pedoman pancasila.
sumber :
https://waspadaindonesia.wordpress.com/2008/01/21/mempertahankan-nasionalisme-dalam-era-globalisasi/
Tugas Softskill minggu ke-7
Soal
1. Bagaimana
kedudukan dan peranan perempuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara
2. Bagaimana
kedudukan pemuda dan olahraga dalam meningkatkan kwalitas manusia
Jawab
1. Pembangunan
pemberdayaan perempuan dilakukan untuk menunjang dan mempercepat tercapainya
kualitas hidup dan mitra kesejajaran laki-laki dan perempuan, dilaksanakan
melalui kegiatan sosialisasi/advokasi pendidikan dan latihan bagi kaum
perempuan yang bergerak dalam seluruh bidang atau sektor.
Dalam pencapaian sasaran pembangunan
pemberdayaan perempuan masih dirasa perlu terus dilaksanakan berbagai kegiatan
yang berhubungan dengan kemampuan dan peran serta kaum perempuan dalam mengisi
pembangunan antara lain:
1) Sosialisasi / advokasi
Pengarusutamaan Gender perlu dilanjutkan secara berkesinambungan untuk
membangun kesepakatan pembangunan pemberdayaan perempuan antara pemerintah,
swasta dan anggota masyarakat untuk mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender
disegala bidang dan sektor.
2) Meningkatkan koordinasi antara
lembaga - lembaga yang menangani pemberdayaan perempuan baik dalam bentuk
program, proyek maupun kegiatan rutin.
3) Pelaksanaan Pelatihan /
Pendidikan analisa gender, agar dapat meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan
kesadaran tentang gender serta meningkatkan kemampuan untuk mengarusu-tamakan
isue gender ke dalam kebijakan program/ perencanaan pembangunan.
4) Mengupayakan keterlibatan kaum
perempuan dalam setiap proses dan pengambilan keputusan
2. Apa hubungan pemuda dan olahraga yang ada di Indonesia ?
kita
melihat bahwa bidang olahraga di Indonesia masih belum teroptimalkan. Padahal
peran pemuda sangat besar dal;am bidang olahraga. Kita ketahui bahwa atlet pada
sebuah cabang olahraga masa keemasannya justru berada pada saat dia menjadi
pemuda. Saat sudah berusia diatas 30 tahun umumnya para atlet sudah memutuskan
untuk pensiun. Jika dibandingkan dengan negara Jepang saja, khusus untuk cabang
sepakbola, negara kita masih jauh tertinggal. Padahal jumlah penduduk negara
Jepang mungkin hanya sebanding dengan jumlah penduduk di salah satu provinsi di
Indonesia. Banyak pemain sepakbola yang merumput diluar negeri dan bermain
sepakbola di liga Eropa. Sedangkan di Indonesia, Sepakbola di Indonesia saat
ini tak luput dari permasalahan, mulai dari konflik kepentingan para
petinggi-petinggi organisasi sepakbola di Indonesia, para pengurus klub yang
korupsi dan tidak profesional, pemain yang tidak dewasa, stadion yang kurang
memadai, supporter yang seringkali bertindak anarkis hingga wasit tidak fair
dalam memimpin pertanndingan. Permasalahan ini pada akhirnya sepakbola
diIndonesia terasa membosankan, masyarakat lebih senang menonton pertandingan
sepakbola liga Inggris daripada liga Domestik dalam negeri. Dari Sepakbola saja
yang menjadi olahraga paling populer di Indonesia terlihat bahwa bidang
olahraga di Indonesia masih belum teroptimalakan dan senantiasa dirundung
permasalahan yang mengahambat olahraga Indonesia untuk lebih maju. Pemuda
harus turun tangan, bukan terjebak dalam permasalahan yang ada tetapib ikut
memikirkan solusi yang diberikan untuk memajukan olahraga di Indonesia.
Sebenarnya bidang olahraga merupakan bidang yang besar yang juga terkait dengan bidang-bidang lainnya. Mungkin ada sekelompok pemuda yang memandang sebelah mata bidang ini menganggap olaraga sebagai bidang yang kurang menjanjikan untuk masa depan. Padahal olahraga tidak hanya terkait dengan atlet dan pelatihnya saja, ada irisan bidang industri bidang olahraga, teknologi olahraga dan sport science. Sebagai pemuda yang kreatif kita hrus bisa melihat peluang yang ada di bidang olahraga.
Pemuda Indonesia sewajarnya menyalurkan semangat yang ada dalam dirinya kepada bidang olahraga. Banyak pilihan yang bisa dipilih, bisa menjadi atlet yang profesiaonal, menjadi pelatih yang sangat berkompeten, menjadi wasit olahraga Internasional, desainer seragam olahraga yang handal, guru olahraga yang terampil, ahli dalam sport science, berwirausaha dibidang olahraga, pemandu bakat dibidang olahraga, pengurus organisasi olahraga, dan lain sebagainya. Sudah sewajarnya kita memberikan semangat kepada atlet Indonesia yang sedang bertanding. Setidaknya ada rasa kepedulian kita terhadap olahraga di negeri ini. Percuma saja kita menjadi penikmat dan sebatas penonton sepakbola luar negeri tetapi justru merasa acuh dan tidak mau tahu tentang sepakbola dalam negeri. Pemerintah pun harus mendukung upaya mengoptimalkan dan mengembangkan olahraga di Indonesia. Semangat pemuda yang menggelora di bidang olahraga harus didukung oleh pemerintah dengan mengeluarkan kebijakan-kebijakan terkait yang mendukung kemajuan olahraga nasional, menyediakan fasilitas olahraga yang mumpuni, memberikan perhatian terhadap sekolah-sekolah olahraga serta memberikan pinjaman modal wirausaha dan industri kreatif dibidang olahraga. Namun tanpa dukungan seluruh masyarakat upaya ini pun tidak akan membuahkan hasil yang maksimal. Saat ini beberapa bidang olahraga memang cukup menarik minat para generasi muda seperti bulutangkis dan sepakbola. Namun bidang di luar itu, bidang-bidang olahraga lainnya di Indonesia jarang sekali diminati. Beberapa penyebabnya antara lain ketidakjelasan jalur karir di bidang-bidang olahraga tersebut. Bahkan dalam hal karir pascapensiun, bulutangkis dan sepakbola pun setali tiga uang dengan bidang lain. Banyak mantan atlet yang terlantar, hidup dengan beberapa permasalahan yang tak terselesaikan seperti gaji dan sebagainya. Ini membuat regenerasi atlet menjadi tersengal-sengal. Bidang olahraga pun makin tidak diminati di negeri ini.
Sebenarnya bidang olahraga merupakan bidang yang besar yang juga terkait dengan bidang-bidang lainnya. Mungkin ada sekelompok pemuda yang memandang sebelah mata bidang ini menganggap olaraga sebagai bidang yang kurang menjanjikan untuk masa depan. Padahal olahraga tidak hanya terkait dengan atlet dan pelatihnya saja, ada irisan bidang industri bidang olahraga, teknologi olahraga dan sport science. Sebagai pemuda yang kreatif kita hrus bisa melihat peluang yang ada di bidang olahraga.
Pemuda Indonesia sewajarnya menyalurkan semangat yang ada dalam dirinya kepada bidang olahraga. Banyak pilihan yang bisa dipilih, bisa menjadi atlet yang profesiaonal, menjadi pelatih yang sangat berkompeten, menjadi wasit olahraga Internasional, desainer seragam olahraga yang handal, guru olahraga yang terampil, ahli dalam sport science, berwirausaha dibidang olahraga, pemandu bakat dibidang olahraga, pengurus organisasi olahraga, dan lain sebagainya. Sudah sewajarnya kita memberikan semangat kepada atlet Indonesia yang sedang bertanding. Setidaknya ada rasa kepedulian kita terhadap olahraga di negeri ini. Percuma saja kita menjadi penikmat dan sebatas penonton sepakbola luar negeri tetapi justru merasa acuh dan tidak mau tahu tentang sepakbola dalam negeri. Pemerintah pun harus mendukung upaya mengoptimalkan dan mengembangkan olahraga di Indonesia. Semangat pemuda yang menggelora di bidang olahraga harus didukung oleh pemerintah dengan mengeluarkan kebijakan-kebijakan terkait yang mendukung kemajuan olahraga nasional, menyediakan fasilitas olahraga yang mumpuni, memberikan perhatian terhadap sekolah-sekolah olahraga serta memberikan pinjaman modal wirausaha dan industri kreatif dibidang olahraga. Namun tanpa dukungan seluruh masyarakat upaya ini pun tidak akan membuahkan hasil yang maksimal. Saat ini beberapa bidang olahraga memang cukup menarik minat para generasi muda seperti bulutangkis dan sepakbola. Namun bidang di luar itu, bidang-bidang olahraga lainnya di Indonesia jarang sekali diminati. Beberapa penyebabnya antara lain ketidakjelasan jalur karir di bidang-bidang olahraga tersebut. Bahkan dalam hal karir pascapensiun, bulutangkis dan sepakbola pun setali tiga uang dengan bidang lain. Banyak mantan atlet yang terlantar, hidup dengan beberapa permasalahan yang tak terselesaikan seperti gaji dan sebagainya. Ini membuat regenerasi atlet menjadi tersengal-sengal. Bidang olahraga pun makin tidak diminati di negeri ini.
Sumber
:
https://lins9ul.blogspot.co.id/2016/04/peranan-pemerintah-dalam-pembangunan.html
Tugas Softskill minggu ke-4
Soal
Wawasan nasional
dibentuk dan dijiwai oleh faham kekuasaan dan geopolitik yang dianut oleh
Negara yang bersangkutan.
1. Apa yang anda ketahui tentang :
a. Faham-faham kekuasaan
b. Teori-teori geopolitik (ilmu bumi politik)
Jawab
1. Paham
– Paham Kekuasaan
a. Paham
Machiavelli
Dalam bukunya tentang
politik dengan judul : The Prince Machiavelli memberikan pesan tentang cara
membentuk kekuatan politik yang besar agar sebuah negara dapat berdiri kokoh,
di dalam terkandung beberapa kostulat dan cara pandang bagaimana memelihara
kekuasaan politik menurut Machiavelli , sebuah negara akan bertahan bila
menerapkan dalil-dalil :
· Pertama, dalam merebut dan mempertahankan
kekuasaan segala cara di halalkan
· Kedua, untuk menjaga kekuasaan rezim , politik
adu domba adalah sah.
· Ketiga, dalam dunia politik ,yang kuat pasti
dapat bertahan dan menang.
b. Paham Kaisar
Napoleon Bonaparte ( abad XVIII )
Merupakan revilusioner
dibidang cara pandang dan pengikut teori Machiavelli .
Napoleon berpendapat
bahwa :
· Perang di masa depan akan merupakan perang
total yang mengerahkan segala daya upaya dan kekuatan nasional
· Kekutan politik harus di dampingi kekutan
logistik dan ekonomi nasional yang di dukung sosbud berupa IPTEK sautu bangsa
demi untuk membentuk kekutan hamkam dalam mendukung dan menjajah negara negara
Perancis .
O.K.I terjadi invasi
militer besar-besaran oleh napoleon ke negara tetangga dan akhirnya di rusia (
tetapi menjadi bumerang sehingga Napoleon dibuang di pulau Elba )
c. Paham Jenderal
Clausewitz.
Bersama dengan era
napoleon di rusia hidup jenderal Clausewitz ( diusir napoleon dari negaranya
hingga ke rusia ) .
Clau sewitz kahirnya
bergabung dan menjadi penasehat militer staf umum tentara kekaisaran rusia .
Jenderal Clausewit
menulis sebuah buku tentang perang yang Vom Kriege
Menurut Clausewit,
perang adalah :
Kelanjutan politik
dengan cara lain .
Peperangan adalah sah
–sah saja dalam memcapai tujuan nasional suatu bangsa pemikiran tersebut inilah
yang membenarkan / menghalalkan Prusia ber ekspansi sehingga menimbulkan Perang
Dunia I dengan kekalahan dipihak Prusia (Kekaisaran Jerman).
d. Paham Fuerback dan
Hegel .
Pada abad XV11
maraknya paham Perdagangan Bebas ( Merchantilism ) merupakan nenek moyang Liberalisme
.
Paham ini berpendapat
bahwa :
· Ukuran keberhasilan ekonomi suatu negara
adalah seberapa besar surplus ekonominya terutama terukur dari emas,
Sehingga memicu nafsu
konolialisme negara barat dalam memcari emas ke tempat lain. Inilah yang
memotivasi columbus memcari daerah baru yaitu Amerika yang di ikuti Magelhen
berkeliling dunia.
e. Paham Lenin (
Abad XIX )
Lenin telah
memodifikasi ajaran Clausewitz, menurut Lenin, perang ialah : Kelanjutan
politik secara kekerasan. Bahkan rekan Lenin yaitu ; Mao zhe dong lebih ekstrim
lagi ,yaitu perang ialah ;
Kelanjutan politik
dengan pertumpahan darah .
Sehingga bagi komunis
/ Leninisme
· Perang bahkan pertumpahan darah atau revolusi
di negara lain diseluruh dunia adalah sah-sah saja ,yaitu dalam kerangka
mengkonomiskan seluruh bangsa di dunia.
O.K.I selama perang
dingin USSR dan RRC berlomba – lomba mengeksport paham komunis ke seluruh
dunia.
f. Paham Lucian
W.Pye dan Sidney .
Dalam bukunya :
political culture and Political Development, menjelaskan :
· Adanya peranan unsur-unsur subyektif dan
psilogis dalam tatanan dinamikan kehidupan politik suatu bangsa, sehingga
kemantapan suatu sistem politik dinamika hanya dapat dicapai bila berakar pada
kebudayaan politik bangsa . ybs
· Kebudayaan politik akan menjadi pandangan baku
dalam melihat kesejahteraan sebagai politik, dengan demikian, maka dalam
memproyeksikan eksistensi kebudayaan politik tidak semata-mata di tentukan
kondisi-kondisi obyektiftapi juga harus menghayati subyektif psikologis
sehingga dapat menempatkan kesadaran dalam kepribadian bangsa.
2. Teori
– Teori Geopolitik
Geopolitik berasal
dari kata geo atau bumi, sedangkan politik berarti kekuatan yang berdasarkan
pada pertimbangan “dasar dalam menentukan alternatif kebijaksanaan dasar
nasional untuk mewujudkan tujuan nasional.
a. Pandangan
ajaran Frederich Ratzel
Pada abad ke 19, untuk
pertama kalinya Frederich Ratzel merumuskan tentang ilmu bumi politik sebagai
hasil penelitian secara ilmiah dan universal (tidak khusus suatu negara).
Pokok – pokok ajaran
Frederich Ratzel adalah :
· Dalam hal tertentu pertumbuhan negara dapat
dianalogikan dengan pertumbuhan organisme yang memerlukan ruang lingkup melalui
proses :
· Lahir – Tumbuh – Berkembang – survive of life,
menyusut dan mati.
· Negara identik dengan suatu ruang yang
ditempati oleh kelompok politik dalam arti kekuatan, makin luas potensi ruang
tersebut, makin memungkinkan kelompok politik itu tumbuh.
· Suatu bangsa dalam mempertahankan kelangsungan
hidupnya tidak terlepas dari hukum alam, hanya yang unggul yang dapat bertahan
terus.
· Semakin tinggi budaya suatu bangsa, semakin
besar ketumbuhan dukungan akan sumber daya alam yang diperlukan.
Ilmu bumi politik
Ratzel menimbulkan : 2 aliran yaitu
1. Kekuatan di darat
2. Kekuatan di laut
Dengan meletakan dasar
: supra struktur Geopolitik
Yang meliputi :
kekuatan total atau menyeluruhsuatu bangsa harus mampu mewadahi pertumbuhannya
dihadapkan pada situasi dan kondisi lingkungan geografisnya. Pemikiran Ratzel
menyatakan, bahwa ada keterkaitan antara struktur politik (kekuatan politik)
dengan geografi disatu pihak, dengan tuntutan perkembangan atau pertumbuhan
negara yang dianalogikan dengan organisme (kehidupan biologis) di satu pihak.
b. Pandangan ajaran
Rudolf Kjellen.
Kjellen melanjutkan
ajaran Ratzel (Teori Organisme), jika Ratzel negara “dianalogikan” sebagai
organisme maka Kjellen menyatakan negara adalah suatu organisme yang dianggap
sebagai “Prinsip dasar”
Pokok – pokok ajaran
Rudolf Kjellen adalah :
· Negara sebagai satuan biologis, suatu
organisme hidup yang juga mempunyai intelektual.
· Tujuan negara dicapai dengan ruangan yang luas
untuk pengembangan secara bebas kemampuan rakyatnya.
· Negara merupakan sistem politik atau
pemerintahan yang meliputi bidang :
· Geopolitik, ekonomi politik, demo politik,
sospol dan kratopol. (pol.pem)
· Negara tidak harus bergantung dengan sumber
pembekalan dari luar tapi harus mampu berswasembada dan memanfaatkan kemajuan
kebudayaan dan teknologi untuk meningkatkan kekuatan nasionalnya.
– Kedalam, mencapai
persatuan dan kesatuan yang harmonis
– Keluar, memperoleh
batas – batas negara yang lebih baik
c. Pandangan
ajaran karl.haushofer.
Pandangan ini
berkembang di jerman,kekuasan Adolf Hitler (nasisme)
Jepang ,kekuasaan Hako
Ichu (militerisme dan fasisme])
Pokok-pokok ajaran
Haushofer (menganut ajaran Kjellen) adalah:
· Kekuasaan Imperium Daratan yang kompak akan
dapat mengejar kekuasaan Imperium Maritim untuk menguasai pengawasan di laut.
· Beberapa negara besar di dunia akan timbul dan
akan menguasai:
Eropa,Afrika dan Asia
Barat (Jerman dan Itali) serta Jepang di Asia Timur Raya.
· Geopolitik ialah doktrin negara yang menitik
beratkan pada soal-soal strategi perbatasan ,ruang,ruang hidu bangsa dan
tekanan-tekanan kekuasaan dan sosial yang rasial mengharuskan pembagian baru
dari kekayaan alam di dunia .
(Geopolitik adalah
landasan dari tindakan politik dalam perjuangan kelangsungan hidup untuk
memdapatkan ruang hidupnya).
d. Pandangan
Ajaran Sir Halford Mackinder.
Ahli Geopolitik ini
menganut konsep kekuatan ,yaitu: kekuatan di Darat (wawasan benua) ,ajarannya
adalah:
· Barang siapa dapat menguasai daerah jantung
yaitu: Eurasia (Eropa dan Asia) akan dapat menguasai pulau dunia yaitu
Eropa,Asia,dan Afrika, barang siapa dapat menguasai pulau di dunia akhirnya
dapat mengusai dunia.
e. Pandangan
Ajaran Sir Wartel Raleigh dan Alfred Thyer Mahan .
Kedua ahli ini
mempunyai gagasan tentang kekuatan di lautan [wawasan Bahari]
· Barang siapa yang mengusai lautan akan
mengusai perdangan Mengusai perdagangan berarti mengusai kekayaan dunia
,sehingga akhirnya menguasai Dunia
f. Pandangan
Ajaran W.Mitchel A.Saversky ,Giulio Douhet ,dan John Frederik Charles Fuller
Keempat ahli mempunyai
gagasan tentang kekuatan di udara (wawasan dirgantara)
· Kekuatan udara mempunyai daya tangkis terhadap
ancaman yang dapat di andalkan dan melumpuhkan kekuatan lawan dengan
penghancuran di kandang lawan itu sendiri agar tidak mampu bergerak menyerang.
g. Pandangan
ajaran Nicholas J. Spykman
Ajarannya menghasilkan
Teori Daerah Batas (Rimland) yaitu Wawasan Kombinasi, menggabungkan kekuatan
Darat, Laut & Udara, sesuai dengan keperluan & kondisi suatu negara.
3. Geopolitik
dan Paham kekuasaan Indonesia
Wawasan Nasional
Indonesia dibentuik & dijiwai oleh paham kekuasaan bangsa Indonesia &
Geopolitik bangsa Indonesia.
1. Paham
Kekuasaan Bangsa Indonesia
Bangsa Indonesia yang
berfalsafah & berideologi Pancasila menganut paham : tentang perang dan
damai berupa, Bangsa Indonesia cinta damai, akan tetapi lebih cinta
kemerdekaan.
Dengan demikian
Wawasan Nasional bangsa Indonesia :
Tidak mengembangkan
ajaran tentang kekuatan & adu kekuatan, (karena mengandung benih
persengketaan & ekspansionisme), tetapi menyatakan bahwa :
· Idiologi digunakan sebagai landasan idiil
dalam menentukan politik nasional yang dihadapkan pada kondisi & konstelasi
geografis Indonesia dengan segala aspeknya, agar bangsa Indonesia dapat
menjamin kepentingan bangsa & negara, ditengah – tengah perkembangan dunia.
2. Paham
Geopolitik Bangsa Indonesia
Pemahaman tentang
negara atau state, Indonesia menganut paham Negara Kepulauan yaitu paham yang
dikembangkan dari Archipelego Concept (Asas Archipelego) yang memang berbeda
dengan pemahaman Archipelego di negara-negara Barat pada umumnya.
Perbedaan yang
esensial dari pemahaman ini adalah :
Menurut Paham Barat
peranana laut sebagai pemisah pulau, sedang Paham Indonesia menyatakan laut
sebagai penghubung sehingga wilayah negara sebagai satu kesatuan yang utuh
sebagai Satu Tanah Air dan disebut Negara Kepulauan.
Sumber : ocw.gunadarma.ac.id
Langganan:
Postingan (Atom)